KALABAHI.NW,id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, “mengguncang” semangat para siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Alor saat memberikan motivasi dan pembekalan, Rabu (11/2/2026).
Di hadapan ratusan pelajar, mantan atlet tinju nasional itu membongkar rahasia perjalanannya dari ring tinju hingga kursi Wakil Gubernur.
Dalam suasana penuh antusiasme, Johni tampil bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai sosok yang pernah berjuang dari titik nol.
Ia mengisahkan bagaimana disiplin keras di dunia tinju membentuk mental pantang menyerah, sebelum kemudian berkarier sebagai Perwira Polri dan kini dipercaya memimpin NTT.
“Kesuksesan itu tidak datang tiba-tiba. Butuh proses panjang, disiplin, konsistensi, dan karakter yang kuat,” tegas Johni di hadapan para siswa.
Ia menekankan bahwa pengalaman sebagai atlet membentuk daya juang dan ketahanan mentalnya. Sementara pengabdiannya di Kepolisian menempa nilai tanggung jawab, integritas, dan kejujuran — modal utama dalam kepemimpinan.
Tak hanya berbicara soal mimpi, Johni juga mengingatkan generasi muda agar cerdas memanfaatkan teknologi. Di era digital, menurutnya, pelajar punya peluang besar untuk belajar tanpa batas.
“Sekarang kalian bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Gunakan teknologi secara positif untuk menambah wawasan dan mengasah keterampilan,” ujarnya.
Dalam pesannya yang lugas, Johni menegaskan bahwa disiplin dan tepat waktu adalah fondasi keberhasilan. Ia bahkan menyebut kejujuran sebagai “harga mati” dalam meraih dan mempertahankan kesuksesan.
“Tanpa kejujuran, orang tidak akan percaya kepada kita. Dan tanpa kepercayaan, kesuksesan tidak akan bertahan lama,” katanya.
Ia juga mendorong para siswa untuk berani bermimpi besar, memiliki komitmen kuat, serta membangun relasi yang luas.
Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup — kemampuan membangun jaringan dan kerja sama menjadi faktor penentu di masa depan.
“Bangun relasi dengan siapa saja dan di mana saja. Networking itu penting. Itu yang akan membuka banyak pintu kesempatan,” ungkapnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi generasi muda Alor agar tidak ragu bermimpi tinggi dan siap bersaing, demi mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
Turut hadir mendampingi, Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Asadoma, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Ketua Dekranasda Alor Lidia Winaryo, Kepala MAN Alor Abdurachman Dopu, serta sejumlah pejabat Pemprov NTT.






