Tinjau MBG di Alor, Wagub Johni Asadoma Tekankan Kebersihan SPPG dan Motivasi Siswa Raih Cita-cita

Wagub NTT Jhoni Asadoma tinjau progam MBG di Alor

ALOR.NW,id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melakukan peninjauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Gemit Pulelang Mali serta Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mali, Kabupaten Alor, Selasa (10/2/2026).

Saat berada di SD Gemit Pulelang Mali, mantan Kapolda NTT itu memberikan motivasi kepada para siswa agar rajin belajar, berdoa, menghormati guru, serta berani mengejar cita-cita.

Menurutnya, kehadiran Program MBG menjadi dukungan penting agar siswa dapat lebih fokus dalam proses belajar mengajar.

“Dengan adanya MBG, anak-anak bisa fokus belajar dan menimba ilmu dengan baik. Ini adalah investasi bagi masa depan generasi NTT,” ujar Johni Asadoma.

Usai dari sekolah, Wakil Gubernur melanjutkan kunjungan ke SPPG Mali yang berlokasi di Kelurahan Kabola, RT 008/RW 004, Jalan Laalem, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor. SPPG tersebut dikelola melalui kemitraan dengan Yayasan Abdi Mulia Sejahtera.

BACA JUGA:  Putusan PTUN Inkrah,Dra Safira Abineno Menang Gugatan dan Kembali Jabat Kepala SMKN 5 Kupang

Dalam arahannya, Wagub Johni menegaskan bahwa seluruh proses penyelenggaraan MBG harus berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan pemerintah, terutama terkait kebersihan serta keamanan pangan.

“Yang utama adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan kerja. Semua peralatan masak, termasuk ompreng, harus higienis. Hindari mengunyah sirih pinang maupun merokok di area dapur,” tegasnya.

Wakil Gubernur juga meninjau langsung area dapur dan gudang basah tempat penyimpanan bahan pangan segar. Ia mengingatkan agar suhu ruangan penyimpanan selalu dijaga guna mempertahankan kualitas dan keamanan bahan makanan.

BACA JUGA:  Kisah Johanis Asadoma,Dari Legenda Tinju Jenderal Polri,Jabat Wagub NTT, hingga Raih Gelar Doktor

Program MBG di SPPG Mali melibatkan 50 tenaga kerja yang bekerja dengan sistem shift selama delapan jam setiap hari. Pada hari peninjauan, tercatat sebanyak 2.729 siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Alor telah menerima manfaat program tersebut.

Rombongan turut meninjau proses pencucian 2.729 ompreng yang digunakan setiap hari, serta 500 ompreng cadangan yang disiapkan di gudang untuk memastikan kelancaran operasional.

Menu MBG disajikan secara bervariasi setiap hari. Pada hari peninjauan, menu yang disajikan terdiri dari nasi, sayur wortel, telur bumbu, serta buah-buahan seperti pisang, jeruk, dan semangka.

Seluruh bahan pangan diperoleh dari petani lokal, sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Proses memasak dimulai sejak pukul 02.00 WITA untuk melayani kebutuhan makanan bagi ribuan siswa penerima manfaat.

BACA JUGA:  Kunjungi Alor, Wagub Johni Tinjau Jalan Bukapiting– Apui,Dorong Pembangunan Dilanjutkan Hingga 20 Km

Penyediaan makanan sehat, aman, dan bergizi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Christina Sirait Asadoma, Kepala Dinas PUPR Beny Nahak, Asisten III Setda Provinsi NTT Semuel Halundaka, Kadis Perindag Zet Libing, Kepala Badan Aset Alex Lumba, Kadis Koperasi Rely Rupidara, Ketua DPRD Kabupaten Alor Buce Brikmar, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidia Siawan Sunaryo, Pj Sekda Alor Obet Bolang, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Alor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *