Johni Asadoma Hadiri HUT Timor-Leste, Bahas Tour de Timor dan Perdamaian Perbatasan dengan Ramos-Horta

Wagub NTT Jhoni Asadoma bersama Ramos Horta di HUT kemerdekaan Timor Leste

TIMOR-LESTE.NW.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Timor-Leste di Lapangan Tasitolu, Dili, Rabu (20/5/2026).

Upacara kenegaraan tersebut dipimpin langsung Presiden José Ramos-Horta dan dihadiri delegasi dari berbagai negara sahabat, unsur diplomatik, serta pejabat pemerintahan.

Kehadiran Johni Asadoma mewakili Pemerintah Provinsi NTT menjadi simbol eratnya hubungan persaudaraan antara masyarakat NTT dan Timor-Leste yang telah terjalin sejak lama, khususnya di wilayah perbatasan.

“Kita datang untuk mempererat persahabatan dan menunjukkan solidaritas antarwilayah yang memiliki sejarah dan hubungan sosial budaya panjang,” ujar Johni usai upacara.

BACA JUGA:  Tragedi KM Putri Sakinah Satu Jenazah Turis Spanyol Ditemukan di Selat Padar, Operasi SAR Diperpanjang

Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste, NTT disebut memiliki kepentingan strategis dalam menjaga hubungan harmonis, termasuk mendorong kerja sama lintas batas di bidang ekonomi, pariwisata, keamanan, hingga sosial budaya.

Usai mengikuti upacara kenegaraan, Johni Asadoma menghadiri jamuan koktail bersama Presiden José Ramos-Horta, Perdana Menteri Xanana Gusmão, dan sejumlah delegasi internasional.

Dalam kesempatan itu, Johni melakukan pembicaraan khusus dengan Ramos-Horta dan Xanana Gusmão mengenai sejumlah agenda kerja sama antara NTT dan Timor-Leste.

Salah satu pembahasan utama yakni rencana pelaksanaan Tour de Timor, kegiatan olahraga dan pariwisata lintas batas yang diharapkan mampu mempererat hubungan masyarakat kedua negara sekaligus mempromosikan destinasi wisata di kawasan perbatasan.

BACA JUGA:  Laka Kapal Wisata Labuan Bajo, Wagub NTT Ingatkan KSOP dan Pemilik Kapal soal Keselamatan

Pemerintah Timor-Leste dikabarkan menyambut positif gagasan tersebut dan siap mendukung penyelenggaraannya.

Selain itu, pembicaraan dengan Perdana Menteri Xanana Gusmão juga menyoroti persoalan perbatasan, khususnya terkait wilayah Naktuka dan Citrana.

Kedua pihak sepakat menjaga hubungan persaudaraan dan menyelesaikan berbagai persoalan melalui jalur diplomasi serta dialog damai demi kepentingan masyarakat di kedua negara.

“Kita bukan sekadar tetangga, tetapi saudara. Karena itu penyelesaian persoalan perbatasan harus dilakukan secara damai dan bermartabat,” kata Johni.

Kunjungan resmi delegasi NTT ke Dili ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan subnasional antara Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Timor-Leste.

BACA JUGA:  Kelola DAS Perbatasan RI–Timor Leste, Kludolfus Tuames Terpilih Jadi Ketua Joint Forestry Working Group NTT

Selain mempererat hubungan diplomatik, agenda tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja sama baru di bidang pariwisata, ekonomi perbatasan, pembangunan infrastruktur, hingga pertukaran budaya.

Pemerintah Provinsi NTT memastikan komunikasi intensif dengan pihak Timor-Leste akan terus dilakukan guna merealisasikan berbagai rencana kerja sama yang telah dibahas dalam pertemuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *