Daerah  

Musrenbang Kota Kupang 2027 Digelar, Walikota Fokus SDM dan Program Pro-Rakyat Jadi Prioritas

Wali kota Kupang Dr.Christan Widodo saat memberikan sambutan pada pembukaan musrembang 2026 di Hotel Harper

KUPANG.NW.id  – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Kupang Tahun 2027 menjadi perhatian dalam agenda pembangunan nasional, dengan penekanan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Hotel Harper Kupang, Rabu (1/4/2026) itu dibuka oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, serta dihadiri Wali Kota Kupang, Christian Widodo.

Musrenbang tersebut merupakan bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan tema “Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM yang Sehat, Berkarakter, Inklusif, dan Berkelanjutan.”

BACA JUGA:  Wagub NTT ke Flotim, Tinjau Bencana di Adonara- Solor dan Serahkan Bantuan untuk Warga

Dalam konteks nasional, forum ini menjadi instrumen strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam menciptakan SDM unggul sebagai pilar utama pembangunan Indonesia ke depan.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi harus menyentuh aspek fundamental masyarakat.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun fondasi generasi masa depan melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta semangat gotong royong dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan nasional.

BACA JUGA:  Dance Bistolen Resmi Pimpin DPC GEMPAR Kota Kupang, Kami Siap Ikuti Arahan dan Bergerak

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menghadirkan inovasi kebijakan berupa alokasi pagu indikatif sebesar Rp500 juta untuk setiap kelurahan.

Program tersebut mengusung skema distribusi anggaran 80 persen untuk infrastruktur, 10 persen ekonomi, dan 10 persen sosial budaya, sebagai upaya menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

“Ini bukan tambahan anggaran, tetapi perubahan pendekatan agar lebih adil dan berbasis usulan masyarakat,” tegasnya.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah progresif dalam mengurangi ketimpangan antarwilayah, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.

BACA JUGA:  Hari Bumi, Pertamina Patra Niaga Tanam Pohon dan Libatkan Anak-anak Jaga Ekosistem Pesisir Maumere

Selain itu, Pemerintah Kota Kupang juga mempercepat realisasi anggaran dengan target Rp6 miliar pada tahun berjalan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk peningkatan kualitas jalan.

Musrenbang 2027 juga menjadi yang pertama digelar secara tematik dengan fokus pada penanganan stunting, sejalan dengan program prioritas nasional dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dengan lebih dari 3.000 usulan masyarakat dan ribuan pokok pikiran DPRD yang sedang diverifikasi, Musrenbang Kota Kupang 2027 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta berkontribusi nyata terhadap agenda pembangunan nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *