KUPANG.NW.id – Wakil Ketua DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), Fernando Soares, menegaskan pentingnya penguatan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari strategi nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.
Hal ini disampaikannya usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Kupang yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Rabu (1/4/2026).
Menurut Fernando, Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam mendukung sektor-sektor produktif masyarakat seperti pertanian, peternakan, dan usaha mikro.
Namun, hingga saat ini, keberadaannya belum merata di seluruh desa, khususnya di wilayah NTT.
“Ini menjadi salah satu ekosistem penunjang ekonomi desa, tetapi belum seluruh desa terjangkau Koperasi Merah Putih,” ujarnya.
Ia menilai, jika koperasi tersebut telah hadir di seluruh desa, maka dampaknya akan signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu manfaat utamanya adalah kemampuan menyerap hasil produksi masyarakat desa secara optimal.
“Ketika koperasi ini menjangkau semua desa, maka hasil pertanian, peternakan, dan produk masyarakat bisa diserap dan dikelola dengan baik,” jelas Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT tersebut.
Fernando juga menegaskan bahwa pendanaan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan dari pemerintah daerah.
“Pendanaan ini murni dari pemerintah pusat melalui APBN, bukan dari provinsi atau kabupaten/kota,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan dan pengembangan Koperasi Merah Putih secara nasional agar menjangkau seluruh desa di Indonesia, sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional berbasis desa.






