KUPANG.NW.id– Akses utama transportasi darat di Pulau Timor lumpuh total setelah jembatan pada jalur Trans Timor ambles sedalam sekitar 1,3 meter, Kamis (26/3).
Peristiwa ini langsung memicu gangguan besar terhadap mobilitas warga dan distribusi logistik di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, bergerak cepat dengan turun langsung melakukan koordinasi dan mengerahkan alat berat untuk membuka jalur alternatif.
“Jembatan ini sudah rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali. Ini jalur vital Trans Timor, sehingga aktivitas transportasi masyarakat benar-benar terhenti,” tegas Johni.
Sebagai langkah darurat, Pemprov NTT mengerahkan tiga unit ekskavator untuk membuka akses jalan alternatif melalui jalur kabupaten.
Upaya ini dilakukan agar konektivitas antarwilayah segera pulih, khususnya untuk kelancaran distribusi bahan pokok dan logistik penting lainnya.
“Kami sudah kerahkan tiga ekskavator untuk membuka akses alternatif. Ini harus cepat, karena menyangkut kebutuhan masyarakat luas,” tambahnya.
Namun, jalur alternatif yang sementara dibuka belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kendaraan besar seperti truk logistik. Selain itu, rute tersebut juga lebih jauh sehingga memperlambat distribusi barang.
Akibatnya, antrean panjang kendaraan mengular di kedua sisi jembatan yang ambles. Sejumlah truk pengangkut logistik dilaporkan tertahan sejak pagi, menunggu kepastian akses yang bisa dilalui.
Tak hanya berdampak pada transportasi, amblesnya jembatan juga merusak infrastruktur lain di sekitar lokasi. Sebuah pipa air dilaporkan patah akibat pergeseran tanah, yang berpotensi mengganggu pasokan air bersih ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang.
Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah juga menyiapkan pembangunan jembatan darurat di sekitar lokasi sambil menunggu proses perbaikan permanen.
Hingga kini, alat berat masih terus bekerja membuka jalur baru guna mengurai kemacetan dan memulihkan aktivitas masyarakat di Pulau Timor. Pemerintah menargetkan akses darurat dapat segera difungsikan dalam waktu dekat.






