KUPANG.NW.id – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat eselon II atau pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT, Senin (16/3/2026)
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Aula El Tari Kupang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat tinggi pratama lingkup Pemprov NTT.
Mutasi ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di Provinsi NTT.
Dalam mutasi tersebut, sejumlah pejabat menduduki jabatan baru di antaranya Dr. Yusuf Leri Rupidara sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi NTT, Linus Lusi sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, serta Yohanes Oktavianus sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi NTT.
Selain itu, Ruth Diana Laiskodat dipercaya menjabat Kepala Dinas Kesehatan dan Dukcapil Provinsi NTT, Henderina Laiskodat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat, serta Alexon Lumba sebagai Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Provinsi NTT.
Rotasi juga menyasar sejumlah posisi strategis lainnya, seperti Dr. Alfonsus Theodorus yang menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Silvi Pekujawang sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta dr. Iin Adriani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT.
Selanjutnya, Kanisius Mau dipercaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT, Noldu Pelokila sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Yosef Rasi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Doris Rihi sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT.
Beberapa pejabat lain yang juga dimutasi antara lain Frederik Koenunu sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Sulastri Rasyid sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pricilia Parera sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Viktor Manek sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Adi Mandala sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Selain itu, Rossy Maria Hedwina menjabat Kepala Dinas Sosial, Mahadin Sibarani sebagai Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Alex Koro sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Jose Selestino Naemuti sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, serta Adelino Soares sebagai Kepala Biro Organisasi Provinsi NTT.
Sementara itu, sejumlah pejabat juga dikukuhkan kembali dalam jabatan yang sama. Di antaranya Zet Sony Libing sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Maxi Nenabu sebagai Kepala Badan Perbatasan, Ambrosius Kodo sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Petrus Seran Tahuk sebagai Staf Ahli Gubernur.
Selain itu, Benyamin Nahak tetap menjabat Kepala Dinas PUPR, Joas Bily Umbu Wanda sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Benhard Menoh sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah, serta Andus Johan sebagai Kepala Satpol PP Provinsi NTT.
Sementara itu, jabatan Sekretaris DPRD NTT masih tetap dipercayakan kepada Alfons Watu Raka yang dikukuhkan kembali dalam posisi tersebut.
Pejabat lain yang juga dikukuhkan yaitu Agustinus R. Sigasare sebagai Kepala Biro Umum, Selvi Nange sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, serta dr. Stef Soka sebagai Direktur RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang.
Pemerintah Provinsi NTT berharap rotasi dan pengukuhan pejabat ini dapat memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.






