Kupang,NW,id — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol (P) Drs. Johni Asadoma, M.Hum, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Prof. Dr. WZ Yohanes Kupang pada Selasa (2/12/2025)
Kunjungan ini bertujuan memastikan peningkatan layanan kesehatan dan penataan fasilitas rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut.
Wagub Johni didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Linus Lusi, dan diterima hangat oleh jajaran pimpinan RSUD, termasuk Wakil Direktur Keuangan, Nikolaus Kewuan, serta para pejabat struktural lainnya.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Johni memeriksa langsung tindak lanjut hasil temuan kunjungan sebelumnya pada 24 Juli 2025, terkait keberadaan barang-barang rongsokan di area dalam rumah sakit.
Saat itu, Wagub telah menginstruksikan agar barang rongsokan tersebut dipindahkan ke lahan kosong dekat kantor Gubernur lama atau SMA Negeri 5 Kupang, sehingga area RSUD dapat dimanfaatkan kembali untuk kepentingan pelayanan.
Namun hingga kunjungan kali ini, arahan tersebut belum ditindaklanjuti, sehingga menjadi salah satu poin evaluasi yang disampaikan Wagub kepada manajemen rumah sakit.
Tinjau IGD, CT Scan, hingga Renovasi Ruang Pendaftaran
Selain meninjau area luar, Wagub Johni juga meninjau beberapa fasilitas vital dalam rumah sakit, antara lain:
Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Fasilitas CT Scan
Progres renovasi ruang pendaftaran pasien
Wagub menekankan pentingnya pembenahan ruang pendaftaran agar memiliki ruang tunggu yang nyaman bagi pasien dan keluarga, mengingat area tersebut merupakan pintu masuk utama layanan rumah sakit.
Sebagai tindak lanjut konkret, Wagub menjadwalkan rapat lanjutan pada pukul 14.00 WITA bersama:
Direktur RSUD Prof. WZ Johannes
Kepala BPAD
Inspektur Daerah
Kepala Dinas PUPR
Rapat ini akan membahas penataan ruang, pemanfaatan gedung, serta percepatan pemindahan barang rongsokan yang mengganggu estetika dan fungsi rumah sakit.
Wagub juga menegaskan pentingnya penataan lingkungan dan ruang pelayanan sebagai bagian dari upaya menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih profesional, bersih, dan ramah pasien.
Pemindahan seluruh barang rongsokan untuk memaksimalkan pemanfaatan area rumah sakit sebagai taman atau ruang terbuka hijau.
Penataan ulang ruang pendaftaran pasien, menciptakan space khusus bagi pasien dan keluarga.
Evaluasi penggunaan ruangan dan fasilitas agar mendukung pelayanan kesehatan secara optimal.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSUD sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.





